Jumat, 13 Juli 2012 - 10:54:06 WIB
Cara Menanam / Budidaya Tanaman Kencur
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Tanaman dan Lingkungan - Dibaca: 388 kali

Tanaman Kencur ( kaempferia galanga L. ) termasuk kedalam famili jahe-jahean Zingiberaceae yang merupakan tumbuhan asli India dengan daerah penyebaran meliputi kawasan Asia Tenggara dan Cina.

Sifat dan bentuk tanaman yaitu berbatang semu, jumlah daun 2-3 helai, warna bunga putih, umbi berwarna kuning kecoklatan dan banyak mengandung air. Komposisi umbi terdiri dari pati 4,14%, mineral sebanyak 13,73% serta minyak atsiri 2,4-3,9% yang terdiri dari cineol, asam methyl, aldehide, ethyl, ester dan lain-lain.

Manfaat rimpang kencur sebagai bumbu penyedap juga sebagai obat tradisional, oleh karenanya banyak petani yang mengusahakan di pekarangan maupun di tegalan baik secara monolkultur ataupun secara tympang sari, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.

Pada saat ini kencur banyak dalam industri rokok, jamu dan kosmetika dengan perkiraan kebutuhan dalam negeri untuk ketiga komponen tersebut sebesar 10 ton cip kencur kering atau setara dengan 100 ton rimpang basah.



SYARAT TUMBUH


Iklim

- Tinggi tempat : 50 m – 1.000 m dpl.

- Intensitas cahaya : Sedikit terlindung dari sinar matahari lansung

- Curah hujan : 2.500 – 4.000 mm/ tahun


Tanah

- Jenis tanah : Lempung berpasir, lempung berliat.

- Struktur : Remah dan kaya humus.



Jenis Kencur

- Jenis kencur berdaun sempit

- Jenis kencur berdaun lebar



Pemilihan Bibit

Berasal dari pohon yang sudah tua, cara memperoleh bibit ada 2 cara :

a). Lansung tanam

Rimpang segar setelah dipotong-potong sepanjang 4 Cm lansung ditanam dilapangan tanpa disimpan dulu.

b). Ditunaskan dulu

Rimpang setelah dipotong-potong 4 Cm disimpsn dalam gudang 1-2 minggu (sampai tunas bermunculan), ruang tempat penyimpanan harus kering, tidak panas dan tidak terlindung. Rimpang dihamparkan (tidak bertumpuk) di atas rak kayu atau bambu. Bibit yang baik mempunyai 2-3 buah mata tunas.

Keperluan bibit sekitar 1-2 ton / hektar dengan jarak tanam sekitar 20 X 15 Cm.


Penyiapan Lahan

- Tanah dibersihkan dari rerumputan lalu dicangkul 2 (dua) kali.

- Dibuat bedengan sambil diberi pupuk kandang sebanyak 10 ton/hektar.


Penanaman

- Penanaman pada awal musim hujan.

- Jarak tanam 20 X 15 Cm, kecuali untuk tumpang sari 60 X 40 Cm.

- Cara penanaman dengan meletakan bibit dicelup / dipping pada larutan anti biotik agrimyoin, sterptomyoin.


Pemeliharaan

- Penyiangan

Pada minggu ke II – IV setelah tanam atau tergantung keadaan.

- Mulching

Penutupan tanah bisa denngan jerami atau ampas perasan tebu.

- Pemupukan

Pada saat tanaman sudah membentuk daun sempurna (akhir minggu ke 4) dipupuk dengan pupuk Urea 75 Kg, TSP 200 Kg dan KCl 100 Kg dan pada saat tanaman berumur 3 bulan dipupuk dengan Urea sebanyak 75 Kg

- Penggemburan tanah

Dilakukan disekitar rumput pada umur 3 bulan bersamaan dengan pemupukan ke II.

- Hama dan Penyakit

Hama pada tanaman kencur tidak banyak yang penting adalah penyakit busuk umbi oleh bakteri Pseudomonas sp.



Panen Kencur


- Mulai dapat dipanen umur 6-8 bulan, dan dapat ditunda sampai musim berikutnya karena tidak akan ada efek buruk terhadap rimpang namun jika ditunda sampai musim berikutnya lagi kemungkinan rimpang akan membusuk dan kadar patinya menurun.

- Panen sebaiknya dilakukan dalam waktu yang singkat.

- Biasanya bila setelah cukup panen ditandai dengan daun menguning dan akhirnya gugur.



Cara Panen

- Membongkar seluruh rimpang dengan cangkul, garpu atau alat lainnya.

- Mematahkan atau memotong rimpang bagian pinggir, sisa yang tertinggal dibiarkan tumbuh untuk musim tanam berikutnya.

Produktivitas

- Produksi rimpang bisa mencapai 6-10 ton /hektar.

- Variasi produksi di pengaruhi oleh kesuburan tanah, jenis kencur dan pemeliharaan selama penanaman


Pengelolahan Hasil

Hasil lahan kencur bisa berupa rimpang basah dan rimpang kering. Pada Pengolahan Rimpang basah, rimpang hanya dibersikan, dikering anginkan, dikemas lalu diangkut.

Pada pengolahan rimpang kering terdapat proses pengeringan, pencelupan dan pengeringan.

 

Sumber : lestarimandiri.org




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)